Pages

Cari

Selasa, 20 Mei 2014

Prolog

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh...

Bibir di sulam, di tempat Bang Mamat
Selamat malam, masyarakat...

Hehehe..ngikuti Si Dodit. Tau kan Dodit Mulyanto, finalis SUCI 4 yang lowbatt bangget.


Ini adalah tulisan edisi perdana saya di blog gratisan tapi gak kroyokan. Sebelum di sini, para pemirsa bisa menengok tulisan oret-oretan saya di blog gratisan kroyokan yang sudah sangat terkenal yaitu Kompasiana. Ada sekitar 80 an oret-oretan saya di Kompasiana. Disini para pemirsa dapat melihat-lihat oret-oretan saya di Kompasiana.

Pasti banyak yang bertanya-tanya, mengapa hijrah dari Kompasiana ke blog pribadi?
Eee...begini, saya ingat pesan dari para leluhur kita mengenai filosofi pohon pisang. 
Jadi disekitar induk pohon pisang itu biasanya ada tunas-tunas pohon pisang. Tunas-tunas tersebut adalah calon pisang-pisang dimasa depan. Tunas-tunas tersebut hidup dibawah bayang-bayang induknya dan berdesak-desakan saling berebut air dan makanan. Akan lebih sehat bila tunas tersebut di pisahkan dari induknya dan hidup sendiri. Tunas tersebut akan tumbuh lebih sempurna.

Berdasar filosofi pohon pisang tersebut, saya mencoba untuk membikin blog sendiri. Blog ini masih jauh dari mbois. Harap maklum karena yang membikin ini disamping gaptek juga sudah termasuk kategori udzur...hehehehe...

Mengapa saya beri nama Arif Kancil?....
Ada beberapa alasan, pertama : Kancil adalah julukan bagi Bung Adam Malik. Ada yang gak tahu Adam Malik?...Beliau adalah mantan Wakil Presiden yang ketiga. Saya sangat ngefans pada beliau. Sila googling sendiri mengenai Adam Malik.
Yang kedua : Kancil adalah nama legendaris saya sewaktu masih menjadi anggota organisasi pecinta alam di kampus STAN.

Mungkin sekian dulu prakata saya, saran dan kritik saya terima dengan terbuka.

Bang Mamat lagi menyulam,
Masyarakat, selamat malam....

Saya Arif Wibowo,

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh..