Pages

Cari

Jumat, 08 Agustus 2014

Who Wants To Be A Man?



Tersiar kabar di suatu padepokan akan diadakan Latihan Wajib Bela Negara.
 
Konon kabarnya akan diselenggarkan di suatu hutan wingit di ujung tlatah Jawi, selama kurang lebih tiga pancawara.


Hebohlah penghuni padepokan tersebut. Biasalah, ada yang setuju dan tidak sedikit yang tidak setuju.

Untuk meredam gejolak tersebut, sang begawan pun dengan arif, mempersilakan para penghuni padepokan yang tidak dapat ikut Latihan Wajib Bela Negara untuk menghadap dan mengutarakan alasannya pada hari yang telah ditentukan.

Pas hari H, ratusan orang antri seperti sedang mengikuti audisi pemilihan idola.
 
Satu persatu mereka masuk mengutarakan alasan mengapa tidak bisa ikut.
 
Dan satu persatu mereka pun keluar dengan wajah lesu. Argumen mereka ditolak.
 
Hingga akhirnya tinggal tersisa seorang laki-laki, namanya Moti.  Dia tidak bergeming sedikitpun meskipun melihat para pendahulunya pada meringis kecewa.
 
Tibalah gilirannya untuk menghadap sang Begawan.

Lima menit kemudian, Moti keluar dengan wajah sumringah sambil membawa golden tiket yang bertuliskan "LOLOS".

Semua pada terperanjat, kok bisa dia lolos audisi?

"Maaf mas, apa rahasia sampeyan kok bisa lolos Wajib Bela Negarat?" kata salah seorang ibu yang sedang menyusui dengan penuh keheranan.

"Begini bu, pas ketemu Bagawan saya perlihatkan kepada Sang Begawan selembar ijasah yang saya punya."

"Ijasah apa mas???"

"Ijasah Be A Man," sambil mengedipkan mata dan senyum manja.

"Karena ternyata Bagawan juga mempunyai ijasah Be A Man, sama seperti saya. Malah Saya ini  seniornya Bagawan."

"Owalaahhhhh......." Seru orang-orang serempak.