Pages

Cari

Selasa, 02 Agustus 2016

Catatan Didalam Pesawat


Ijinkan saya menginterpretasikan sebuah lagu kawula muda era 90an.

Sayangnya band ini sudah tidak aktif lagi. Element.

Interpretasi saya ini bebas ya, skalanya luas tidak saklek sesuai lagu itu.

Yang saya tangkap dari lagu ini adalah kisah sepasang manusia yang saling mencintai yang karena satu dan lain hal terpisah oleh ruang dan waktu.


Begitulah hidup, kadang tidak sesuai dengan apa yang kita maui. Idealnya pasangan itu saling mendampingi kemanapun dimanapun. Tak terpisah oleh ruang dan waktu. Untungnya, teknologi sekarang sudah sangat maju. Teknologi komunikasi sudah terjangkau hampir diseluruh pelosok Indonesia dan biaya nya juga masih masuk akal. 

Kita bisa saling bercerita apa saja yang kita, dan pasangan kita kerjakan hari ini sambil glundang - glundung wagu ra mutu. Kalo itupun sudah tidak bisa kita lakukan karena sesuatu dan lain hal, paling gak kita tau bahwa saat ini meskipun terpisah jarak ruang dan waktu, cinta itu terus tumbuh, bagai pohon tanpa musim.

Meskipun lagu ini tersirat hal yang sedih, tapi iramanya ngerock. Kaki kita akan mengikuti hentakan beat nya.

Berbahagialah para pasangan yang tidak terpisah jarak, ruang, dan waktu. Untuk yang saat ini sedang menjalani LDR,tetap semangat. Itu.

Maafkan bila aku tiada lagi disisi, kita terpisah ruang , jarak, dan waktu.

#Ditulis 2 Agustus 2016 didalam pesawat Batik Air Jakarta - Ternate.